Logo tumbuh kembang


logo fb   logo twitter

Jadwal Makan Bayi 9 Bulan

Home :: Tanya Ahli Kesehatan

Posted on Monday, Feb 10, 2014
Writer by
Gmail Bookmark at Google Google + Twitter Facebook Yahoo Mail Linkedin

Jadwal Makan Bayi 9 Bulan

Putra saya saat ini berusia 10 bulan dengan berat 8,5 kg. Saya memberikan ASI  hanya sampai si kecil berusia 7 bulan. Setelah itu saya menggantinya dengan susu formula. Jadwal makan si kecil:  bubur tim 3 kali sehari,  susu formula 3 x 120 ml dan buah.

 Dokter anak yang saya kunjungi  menganjurkan pada usia 10 bulan ke atas, si kecil  diberi susu  minimal 600 ml sehari. Kemudian saya coba  menambahkan susu  3 x 150 ml. Tapi putra saya malah sering muntah.

Dok, apakah jadwal makan yang saya terapkan sudah pas? Apakah berbahaya jika anak saya sering muntah dan kadang keluar lewat  hidung? Mohon dijawab ya. Terima kasih.

 Meike, Jl. Rawajati Timur IV, Kalibata, Jaksel

Ibu Meike, selamat ya sudah memberi ASI pada si kecil meski sayangnya tak diteruskan setelah usianya 7 bulan. Usia 10 bulan dan berat 8,5 kg,  kebutuhan kalori  si kecil sekitar 650 kkal per hari. Kebutuhan ini didapat dari makanan dan susu yang diberikan dalam sehari.

Pola makan untuk bayi di atas 9 bulan bisa diberikan makanan berat  (nasi tim) dan 2 x snack, termasuk buah dan finger food (seperti sayuran kukus dan cookies). Sebab, pada usia ini anak sudah dapat memegang makanan dan memasukannya ke mulut dengan benar.

Jadwal makan yang diberikan misalnya:  bangun tidur pagi, berikan susu – ASI atau susu formula 120-180 ml, tergantung kemampuan anak sekali minum. Kemudian sarapan dengan nasi tim. Untuk bayi usia 9 bulan ke atas, sebaiknya tim sudah tak disaring lagi. Jadi sudah berupa bubur kasar. Untuk lauk pauk, tetap dicincang halus.

Selingan pagi (jam 10-an) berikan buah seperti pepaya, perasan jeruk atau pure melon atau apel, 30-40 gram saja. Jika bayi masih merengek karena lapar, berikan susu 120 ml tapi tak boleh mendekati jam makan siang. Paling cepat 1,5-2 jam sebelum makan sudah tak ada minuman atau makanan sebelumnya.

Saat makan siang (jam 12-13),  berikan pure kentang daging atau tim beras sesuai keinginan si kecil. Selanjutnya sebelum makan sore, berikan makanan selingan seperti finger food, baru kemudian tim makaroni ayam untuk makan sore/malam. Dan menjelang tidur, beri si kecil  susu 120-180 ml. Dari jadwal ini jelas, porsi anak sebagian besar adalah makan. Mendekati usia 1 tahun,  kebutuhan nutrisi dipenuhi oleh makanan,  bukan susu.

Si kecil muntah? Jika putri Ibu tak dapat minum sekaligus 150 ml, susu dapat diberikan bertahap. Untuk susu sendiri sebenarnya jika diberikan per hari 400-500 ml, sudah memenuhi kebutuhan nutrisinya, terutama kalsium. Pada usia tersebut kebutuhan kalsiumnya sekitar 400 mg.

Sering muntah dan keluar lewat hidung tentu sangat tak mengenakkan buat anak. Karena akan terasa nyeri dan sakit setelah muntah. Muntahan yang berasal dari lambung mengandung asam lambung yang akan menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Belum lagi risiko masuknya sebagian susu ke dalam saluran pernapasan. Ini akan membuat anak sesak dan membahayakan jiwanya.

Jadi sebisa mungkin muntah tak boleh sering terjadi. Saat anak muntah harus segera dimiringkan atau ditegakkan agar sebagian susu yang keluar tak masuk lagi ke saluran napas. Demikian ibu Meike semoga cukup jelas.   *

comments powered by Disqus

Baca Juga

  • Zat Besi pada ASI

  • Asupan Makan Si kecil Cukup tapi Tetap Kurus

  • Mendengkur Saat Tidur

  • Bayiku Menderita Limfangioma

  • Demam dan Obat Antibiotik